OJK Beri Pendampingan Bank Papua Turunkan Rasio Kredit Bermasalah

OJK Beri Pendampingan Bank Papua Turunkan Rasio Kredit Bermasalah

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua akan memberikan pendampingan kepada Bank Papua untuk bisa menurunkan rasio kredit bermasalah (NPL) yang saat ini masih berada diatas batas yang ditetapkan Bank Indonesia (BI) yaitu sebesar 5.0%.

Kepala OJK Papua, Misran Pasaribu mengatakan, melihat laporan publikasi, NPL Bank Papua masih berada di angka 7%. Saat ini pihaknya akan melakukan diskusi dengan pengurus bank untuk melihat bagaimana penyelesaian kredit bermasalah tersebut, lalu bagaimana operasionalnya. Sebab angka NPL bank Papua masih cukup tinggi. “ucapnya”

OJK Papua memandang keberadaan Bank Papua sebagai Badan usaha Milik Daerah (BUMD Provinsi Papua dan Papua Barat harus bisa menjadi roda untuk perekonomian Papua. Dengan masalah yang dialami oleh Bank Papua saat ini, OJK memang dirasa perlu untuk ikut mendorong bisa menurunkan angka non performing loan (NPL). OJK Papua dengan Bank Papua terus mencari jalan agar Bank Papua bisa semakin baik untuk kedepannya.

Selain masalah NPL, Kondisi Bank Papua terus membaik terutama dengan adanya perubahan direksi dan struktur organisasi diharapkan masalah yang dihadapi Bank Papua bisa segera teratasi. Melihat dari sisi NPL Bank Papua, memang ada peningkatan dari tahun sebelumnya. OJK mengharapkan masalah NPL ini bisa diatasi dengan penurus Bank Papua yang baru

INFO DUNIA AGRIBISNIS


Perkembangan dunia agribisnis Indonesia sangatlah cepat, dibawah ini adalah rangkuman informasi terkait seputar agrobisnis Indonesia selengkapnya :

- Informasi Usaha Peternakan di Indonesia

- Kiat Sukses Peternakan Ayam

- Tips Beternak Lele