Kehutanan

KEHUTANAN
Pengembangan Tanaman Kopi
Pembangunan perkebunan di Kabupaten Pegunungan Bintang diarahkan untuk pemberdayakan ekonomi masyarakat yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pegunungan Bintang.
Komoditi tanaman perkebunan yang dikembangkan di Kabupaten Pegunungan Bintang selama ini adalah tanaman kakao, kelapa dalam, vanili serta kopi yang menjadi primadona dan merupakan komoditas unggulan.
Luas kebun kopi di Kabupaten Pegunungan Bintang berjumlah 655 ha  terdiri dari tanaman yang sudah berproduksi sebesar 110 ha dan yang belum berproduksi sebesar 545 ha dan tersebar di beberapa distrik antara lain : Distrik  Okbibab, Okbab, Kiwirok, Kiwirok Timur, Borme, Okhika, Weime, Bime dan Pepera, dengan rata-rata produksi 500 kg/ha/tahun atau ± 55 ton/tahun dan melibatkan 375 KK.
Untuk merangsang petani agar tetap semangat dalam melakukan kegiatan penanaman kopi, pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan bekerja sama dengan koperasi pada tahun anggaran 2013 mengalokasikan dana sebesar Rp. 1,3 milyar  untuk membeli dan memasarkan biji kopi dari masyarakat sebanyak 28 ton. Disamping itu sarana dan prasarana pasca panen terus dilengkapi dengan harapan agar kualitas dan kuantitas serta kontinuitas kopi dapat tetap terpenuhi  sesuai standar permintaan pasar, baik pasar nasional maupun internasional. Selain peningkatan produksi kopi melalui intensifikasi maupun ekstensifikasi sarana pasca panen seperti lantai jemur, gudang penampungan hasil produksi kopi serta alat pengupas  biji  kopi basah dan kering terus dilengkapi. 
Selain itu pemerintah daerah mencanangkan gerakan menanam kopi dengan semboyan tiada hari tanpa menanam kopi. selain tanaman kopi dijadikan sebagai tanaman konservasi lahan untuk mendukung daya dukung produktivitas lahan secara berkesinambungan, tanaman kopi diharapkan menjadi salah satu komoditas yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat petani kopi sekaligus untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pegunungan Bintang. 
Permasalahan yang dihadapi dalam mengembangan komoditas kopi antara lain : Kondisi geografi daerah yang cukup berat dan bergunung-gunung menyebabkan seluruh aktivitas transportasi melalui udara sehingga mengakibatkan biaya angkut lebih mahal. 

INFO DUNIA AGRIBISNIS


Perkembangan dunia agribisnis Indonesia sangatlah cepat, dibawah ini adalah rangkuman informasi terkait seputar agrobisnis Indonesia selengkapnya :

- Informasi Usaha Peternakan di Indonesia

- Kiat Sukses Peternakan Ayam

- Tips Beternak Lele