Jelang Pemilihan Gubernur Propinsi Papua 2013

Jelang Pemilihan Gubernur Propinsi Papua 2013

Pada 29 Januari 2013 mendatang, enam kandidat akan bertarung memperebutkan suara rakyat dalam Pemiihan Gubernur Propinsi Papua. Keenam kandidat itu adalah pasangan nomor urut 1) Noakh Nawipa-Johanes Woff, 2) M.R. Kambu-Blasius Adolf Pakage, 3) Lukas Enembe-Klemen Tinal, 4) Wellington Wenda-Weynand Watori,5)  Alex Hesegem-Marthen Kayoi dan pasangan nomor urut 6) Habel Melkias Suwae-Yop Kogoya.

Mengenai latar belakang para kandidat, dapat kita lihat bahwa hampir sebagian besar kandidat Gubernur Papua pernah memimpin wilayah kabupaten dan kota serta merupakan mantan wakil Gubernur Papua, seperti MR Kambu adalah mantan Walikota Jayapura, Lukas Enembe adalah mantan Bupati Puncak Jaya, Welington Wenda adalah mantan Bupati Pegunungan Bintang, Habel M Suawai adalah mantan Bupati Jayapura dan Aleks Hesegem adalah mantan Wakil Gubernur Papua. Hanya Noak Nawipa yang bukan kalangan birokrat karena beliau adalah seorang pendeta dan dosen Sekolah Tinggi Teologi (STT)-Walter Post Sentani.

Dalam rangka menyukseskan Pemilukada Gubernur dan wakil gubernur Papua, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkominda) beranggotakan Pangdam, Kapolda, Kajati, Ketua Pengadilan Tinggi dan Gubernur sebagai ketua, pun terus menggelar rapat koordinasi.

Sebagian pihak optimis pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur provinsi Papua akan berlangsung aman dan lancar, bahkan dipercaya seluruh masyarakat Papua akan memberikan hak politiknya guna menentukan pemimpin Papua untuk 5 tahun ke depan. Namun, sebagian pihak juga sama sekali tidak ragu mengenai kemungkinan-kemungkinan buruk yang akan terjadi, termasuk masih adanya gugatan dari salah satu bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur ke PTUN Jayapura.

Sementara itu, masa kampanye pun dimungkinkan diwarnai dengan adanya aksi bluskukan ala Jokowi, dengan tujuan para kandidat mendapatkan hati rakyat dan memperoleh dukungan yang nyata pada hari pencoblosan. Akan tetapi, terdapat pendapat bahwa gaya blusungan Jokowi sudah tidak asing lagi karena di Papua sudah pernah ada Gubernur yang selalu turun ke kampung-kampung dengan rombongan besar untuk menemui rakyat secara  langsung sekaligus tinggal bersama dan merasakan apa yang rakyat rasakan dan mau, meskipun ‘biaya blusukan’ jauh lebih besar dari dana pembangunan masyarakat di kampung-kampung karena kondisi wilayah dan transportasi yang sulit dijangkau sehingga membutuhkan biaya tinggi.

Masa kampanye juga diprediksi akan menjadi masa yang sangat kritis. Oleh karena itu, semua pihak baik lembaga terkait maupun rakyat diharuskan menjalankan fungsi politiknya dengan baik agar Pemilihan Gubernur Papua dapat berjalan dengan aman dan lancar serta menghasilkan pemimpin yang dapat membawa Papua menuju keadaan yang lebih baik.

INFO DUNIA AGRIBISNIS


Perkembangan dunia agribisnis Indonesia sangatlah cepat, dibawah ini adalah rangkuman informasi terkait seputar agrobisnis Indonesia selengkapnya :

- Informasi Usaha Peternakan di Indonesia

- Kiat Sukses Peternakan Ayam

- Tips Beternak Lele