Arahan Pemanfaatan Ruang

Arahan Pemanfaatan Ruang

Pemanfaatan ruang adalah upaya untuk mewujudkan struktur ruang dan pola ruang sesuai dengan rencana tata ruang melalui penyusunan dan pelaksanaan program beserta pembiayaannya. Berdasarkan Permen PU No. 16 Tahun 2009 arahan pemanfaatan ruang adalah sebagai berikut :

  1. Pemanfaatan ruang dilakukan melalui pelaksanaan program pemanfaatan ruang beserta pembiayaannya,
  2. Pemanfaatan ruang dapat dilaksanakan dengan pemanfaatan ruang, baik pemanfaatan ruang secara vertikal maupun pemanfaatan ruang di dalam bumi,
  3. Program pemanfaatan ruang beserta pembiayaannya termasuk jabaran dari indikasi program utama yang termuat di dalam rencana tata ruang wilayah,
  4. Pemanfaatan ruang diselenggarakan secara bertahap sesuai dengan jangka waktu indikasi program utama pemanfaatan ruang yang ditetapkan dalam rencana tata ruang,
  5. Pelaksanaan pemanfaatan ruang di suatu wilayah disinkronisasikan dengan pelaksanaan pemanfaatan ruang wilayah administratif sekitarnya,
  6. Pemanfaatan ruang dilaksanakan dengan memperhatikan standar pelayanan minimal dalam penyediaan sarana dan prasarana,
  7. Pemanfaatan ruang mengacu pada fungsi ruang yang ditetapkan dalam rencana tata ruang dilaksanakan dengan mengembangkan penatagunaan tanah, penatagunaan air, penatagunaan udara, dan penatagunaan sumber daya alam lain,
  8. Dalam rangka pengembangan penatagunaan tersebut diselenggarakan kegiatan penyusunan dan penetapan neraca penatagunaan tanah, neraca penatagunaan sumber daya air, neraca penatagunaan udara, dan neraca penatagunaan sumber daya alam lain,
  9. Penatagunaan tanah pada ruang yang direncanakan untuk pembangunan prasarana dan sarana bagi kepentingan umum memberikan hak prioritas pertama bagi pemerintah dan pemerintah daerah untuk menerima pengalihan hak atas tanah dari pemegang hak atas tanah,
  10. Dalam pemanfaatan ruang pada ruang yang berfungsi lindung, diberikan prioritas pertama bagi pemerintah dan pemerintah daerah untuk menerima pengalihan hak atas tanah dari pemegang hak atas tanah jika yang bersangkutan akan melepaskan haknya.

LINGKUP PROGRAM UTAMA                 

Indikasi program utama adalah petunjuk yang memuat usulan program utama, perkiraan pendanaan beserta sumbernya, instansi pelaksana, dan waktu pelaksanaan,  dalam rangka mewujudkan pemanfaatan ruang yang sesuai dengan rencana tata ruang. Indikasi program utama merupakan acuan utama dalam penyusunan program pemanfaatan ruang yang merupakan kunci dalam pencapaian tujuan penataan ruang, serta acuan sektor dalam menyusun rencana strategis beserta besaran investasi. Indikasi program utama lima tahunan disusun untuk jangka waktu rencana 20 (dua puluh) tahun. 

Lingkup program utama akan mengacu pada muatan rencana tata ruang mencakup rencana struktur ruang dan rencana pola ruang. Rencana struktur ruang meliputi rencana sistem pusat permukiman dan rencana sistem jaringan prasarana, sementara rencana pola ruang meliputi peruntukan kawasan lindung dan kawasan budidaya. Berdasarkan muatan rencana tersebut maka indikasi program utama akan diarahkan untuk merealisasikan kedua rencana tersebut. Oleh karena itu lingkup program pemanfaatan ruang dikelompokkan ke dalam tiga kategori besar yaitu (1) Program Perwujudan Struktur Ruang, (2) Program Perwujudan Pola Ruang, dan (3) Program Perwujudan Kawasan Strategis Kabupaten. 

Program pembentuk struktur ruang akan terdiri dari program pengembangan sistem perkotaan, program pengembangan sistem transportasi, program pengembangan sistem energi, program pengembangan sumber daya air, program pengembangan sistem telekomunikasi dan program pengembangan sistem pengelolaan lingkungan. 

Program pembentuk pola ruang meliputi program pengelolaan kawasan lindung, program penanganan kerawanan bencana, program pengembangan kawasan pertanian, kawasan perkebunan, kawasan permukiman dan perkotaan, kawasan jasa dan perdagangan, kawasan hutan, kawasan pariwisata dan kawasan pertambangan.

INDIKASI PROGRAM UTAMA (MATRIK INDIKASI PROGRAM)

Tabel 6.1. merupakan matriks yang memuat indikasi program utama di Kabupaten Pegunungan BintangTahun 2011 – 2031. 

 
Tabel 6.1 Matriks Indikasi Program Kabupaten Pegunungan BintangTahun 2011 - 2031

INFO DUNIA AGRIBISNIS


Perkembangan dunia agribisnis Indonesia sangatlah cepat, dibawah ini adalah rangkuman informasi terkait seputar agrobisnis Indonesia selengkapnya :

- Informasi Usaha Peternakan di Indonesia

- Kiat Sukses Peternakan Ayam

- Tips Beternak Lele